CARA KERJA MESIN FOTO COPY
Cara Kerja Mesin Foto Copy – Umumnya toko alat tulis terdekat melengkapinya dengan sebuah mesin fotocopy untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Meski istilah fotocopy mungkin sudah tidak asing terdengar di telinga, namun tidak banyak yang mengetahui prinsip ataupun cara kerja mesin foto copy. Untuk mengenalnya lebih dalam, kami akan memberikan penjabarannya dalam artikel ini, mari simak ulasan singkat berikut.
CARA KERJA MESIN FOTO COPY
Setidaknya cara kerja mesin foto copy terbagi menjadi beberapa tahapan. Tahapan pertama kita sebut dengan pre exposure, yakni penyinaran pertama yang mesin fotokopy hasilkan. Selanjutnya yakni primary charging, saat ini mesin akan mengalirkan aliran listrik menuju drum sehingga menghasilkan muatan negatif yang mampu menarik serbuk toner.
Lalu yang ketiga yakni laser exposure, pada saat penyinaran akan dilakukan menggunakan laser demi mendapatkan bayangan berkualitas dan terlihat lebih jelas. Sebab pada tahapan inilah bayangan pada dokumen asli akan melewati proses scanning, lalu hasilnya akan ditangkap dan terpantulkan oleh lensa sebelum melewati tahap selanjutnya.
Development merupakan tahapan keempat dari cara kerja mesin foto copy. Pada tahapan ini serbuk toner mulai terisi dan siap menempel pada drum dengan mengikuti bayangan pantulannya. Setelahnya terjadilah tahapan transfer, di mana secarik kertas perlu di siapkan untuk memulai tahapan separation.
Separation sendiri merupakan proses serbuk toner yang terlihat menempel pada drum, nantinya akan memisahkan diri karena menempel pada kertas yang telah kita siapkan sebelumnya. Perpindahan serbuk toner terjadi akibat adanya daya tarikan magnet positif dan negatif yang cukup kuat dari alas kertas.
Tahapan selanjutnya yakni fixing, di mana di sinilah mesin mulai mengeluarkan udara panas dan kompres toner agar melekat pada kertas dengan sempurna sebelum sampai pada tahapan cleaning. Seperti namanya, pada tahapan inilah mesin akan membersihkan drum dari sisa serbuk toner yang masih
KOMPONEN MESIN FOTOKOPI
Mesin fotokopi terdiri dari beberapa komponen utama yang terdiri dari cahaya reflektor, drum pemutar, kertas master, toner, dan kertas hasil. Setiap komponen tersebut memiliki fungsi berbeda dan berperan penting pada proses cara kerja mesin foto copy itu sendiri. Cahaya reflektor misalnya, di mana komponen ini bertugas melakukan scanning gambar pada kertas master.
Sinar yang menyilaukan mata ini mengandung ultraviolet. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan menatap cahaya bergerak tersebut menggunakan mata telanjang atau tertarik menatapnya terlalu lama. Kertas master sendiri merupakan sebuah dokumen yang hendak disalin pada lembaran kertas hasil (media hasil scanning).

Toner yang kami maksudkan di sini bukanlah produk kosmetik untuk menjaga kecantikan kulit, namun toner fotocopy merupakan komponen khusus yang bertugas menumpahkan serbuk tinta pada drum pemutar. Warna tinta yang mesin hasilkan pun sesuai dengan hasil proyeksi yang di dapatkan ketika memasuki tahapan scanning.
Drum pemutar pada mesin fotokopi sendiri memiliki fungsi utama untuk mencetak gambar atau tulisan dari pantulan proyeksi. Sesuai pemberian namanya, mesin ini nantinya akan berputar secara otomatis ketika melewati proses cetak hasil gambarnya. Drum akan terus berputar ketika cahaya reflektor berhasil melakukan scanning dengan sempurna.
PRINSIP KERJA MESIN FOTOCOPY
Prinsip kerja dan cara kerja mesin foto copy sendiri cukup sederhana. Pertama tama Anda perlu meletakkan kertas master pada atas kaca dengan gambar menghadap ke bawah. Selanjutnya tekan tombol copy untuk memulai proses penyalinan. Pada tahap inilah terlihat kilatan cahaya reflektor yang tengah sibuk melakukan scanning secara menyeluruh pada kertas master tersebut.
Hasil scanning tersebut kemudian di pantulkan melalui lensa yang di teruskan pada tabung drum terbuat dari aluminium berlapis selenium. Hasil yang lebih terang nantinya bereaksi dengan ion positif yang berada pada kawat korona atas atau kita kenal dengan sebutan konduktor. Proses tersebut menunjukkan bahwa gambar tersebut tidak bermuatan.

Namun pada bagian gambar yang terlihat lebih gelap menunjukkan adanya muatan positif. Toner atau yang kita sebut serbuk tinta dengan muatan negatif kemudian tertarik ion positif hingga membawanya pada permukaan drum. Saat kertas melewati bagian bawah drum inilah muatan positif akan berinteraksi pada kertas tersebut.
Fenomena ini terjadi akibat adanya daya tarik menarik antara muatan positif yang tertera pada kertas cukup besar berbanding dengan pada drum. Selanjutnya kertas tersebut akan melewati pemanas yang membuat toner meleleh. Semakin panas yang mesin tersebut, maka semakin menempel pula toner pada permukaan kertasnya.
Inilah alasan Anda bisa merasakan sisa hawa panas pada kertas ketika kertas salinan baru keluar dari mesin tersebut. Bahkan hanya dalam hitungan detik, dokumen salinan pun selesai dan tercetak dengan sempurna. Meski proses penyalinan telah usai, drum terus berputar hingga proses cleaning blade kembali bermuatan positif. Bukankah cara kerja mesin foto copy cukup sederhana ?
Berdasarkan penjelasan singkat tersebut, dapat kita ketahui bahwa alat canggih ini menggunakan cahaya, toner, dan drum untuk menyalin komponen utama sesuai keinginan. Demi memudahkan penggunaan, mesin canggih ini telah terdiri dengan berbagai tombol dengan fungsi berbeda.
Bagaimana, menarik bukan artikel mengenai cara kerja mesin foto copy ini ?. Sebagai informasi kepada kalian, mesin foto copy yang paling terkenal adalah mesin canon, mesin ini buatan amerika. Sudah banyak sekali usaha toko ATK yang menggunakan mesin jenis ini. Selamat menikmati artikelnya.

